Pada hari Sabtu, 8 September 2007 Unikom mewisuda 1456 wisudawan baru yang terdiri atas 943 wisudawan program Stara-I, 511 wisudawan program Diploma III dan 2 wisudawan program Diploma-I yang merupakan lulusan terakhir D-I karena Unikom tidak lagi membuka program D-I mulai tahun akademik 2006/2007. Jumlah wisudawan tahun 2006 ini merupakan jumlah lulusan terbesar dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Bila diperguruan tinggi lain ijazah dan transkrip akademik baru diberikan satu hingga tiga bulan setelah diwisuda, maka di Unikom Wisudawan langsung memperoleh Ijasah dan Transkrip akademik. Semua ini merupakan bagian dari Service of Excellence yang dibangun institusi ini bagi para wisudawan-wisudawati dan stakeholder terkait.
Dari 1456 wisudawan, sebanyak 138 orang atau 9, 48 % wisudawan lulus dengan predikat Cum Laude atau lulus Terpuji dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) > 3.5 yakni 89 orang Cum Laude S1 dan 49 orang Cum Laude D3.
Wisudawan termuda S-1 adalah Sdr. Andri Firmansyah dari program studi Manajemen Informatika, berusia 20 tahun yang lulus dengan Yudisium Memuaskan dengan IPK 2.86.
Wisudawan termuda D-3 adalah Sdri. Silvia dari Program studi Desain Komuniaksi Visual, berusia 19 tahun 6 bulan yang lulus dengan Yudisium sangat memuaskan dengan IPK 3.24. Adapun Wisudawan Tertua S-1 berusia 38 tahun 10 bulan dan wisudawan tertua D-3 berusia 31 tahun 8 bulan.
IPK Tertinggi untuk program Strata -1 diraih oleh 2 orang, yakni Sdri. Sylvia Octa Putri dari Program studi Hubungan Internasional dan Sdr. Toharun dari program studi Akuntansi dengan IPK 3.89.
IPK Tertinggi untuk Program Diploma-3 diraih oleh Sdri. Dewi Setaningsih dari Program studi Keuangan dan Perbangkan dengan IPK 3.87.
Acara ini dihadiri oleh Prof. Dr. Abul Razak Chik Naib Vice Concelor (Academic and International Affair ) University Utara Malaysia (UUM).
Dalam pidatonya, Rektor antara lain mengungkapkan bahwa wisudawan harus menjadi unggul secara moral, kompeten menguasai IPTEK, berjiwa sosial dan memiliki komitmen yang tinggi untuk memajukan bangsa dan negara. |