Senin, 14 Juli 2008, bertempat di Ruang Auditorium, UNIKOM melaksanakan Pelatihan Metodologi Penelitian dan Penulisan Karya Ilmiah. Acara yang diadakan yang diselenggarakan oleh LPPM UNIKOM ini bertujuan untuk memberikan pandangan yang berbeda kepada para tenaga pengajar untuk lebih mengetahui mengenai metodologi penelitian dan cara penulisan karya tulis ilmiah sehingga para tenaga pengajar dapat lebih aktif lagi untuk melakukan penelitian, sehingga akan tercapainya tujuan dari melakukan penelitian yaitu problem solving. Pemecahan masalah dalam hal ini terdiri dari 2 yaitu peneliti dapat mengatasi kekosongan teori dalam suatu fenomena dan mencari fakta yang benar dalam suatu fenomena.
Kegiatan pelatihan yang berlangsung selama lebih kuran 5 jam ini, dibuka oleh Rektor UNIKOM dan dihadiri oleh jajaran rektorat UNIKOM yaitu PR1 dan PR2, serta anggota Yayasan Science dan Teknologi. Kegiatan pelatihan ini terdiri dari 2 tahap. Pada tahap pertama pelatihan, dengan mengambil tema “Peranan Penelitian Dalam Penyelenggaraan Pendidikan”, Prof. Dr. Sucherly, Se, MSi, selaku tenaga pengajar UNPAD, mengungkapkan bahwa teori yang sudah ada tidak selalu bisa digunakan dalam penelitian. Sehingga, dosen sebagai tenaga pengajar harus bisa melakukan pembandingan teori untuk mencari teori yang benar dalam suatu penelitian. Yang bisa melakukan pembandingan teori ini adlaah peneliti yang terakhir melakukan penelitian sehingga hasilnya akan up to date. Peneliti yang dimaksud adalah tenaga pengajar/dosen.
Banyak sekali tenaga pengajar Indonesia yang berpikiran bahwa penelitain hanya bisa dilakukan pada saat waktu luang, sehingga dengan kesibukan mereka sebagai dosen, mengakibatkan tugas mereka untuk menulis suatu karya ilmiah dan menyumbangkan penelitian bagi dunia pendidikan sulit sekali untuk dilakukan. Hal tersebut, tidak selalu benar, karena mahasiswa juga dapat berperan penting dalam penulisan penelitian, karena seorang dosen sangat bisa untuk menemukan fenomena-fenomena baru dengan mahasiswa.
Pada tahap kedua pelatihan, dengan mengambil tema “Metodologi Penelitian”, Dr. S. Batanghari Lubis, MT, menjelaskan bhawa, ilmu pengetahuan merupakan konsep yang sulit didefenisikan dengan batas-batas yang jelas, sehingga diperlukan teori untuk mengarahkan penelitian, merangkum fenomena/fakta secara sistematis dan meramalkan fakta tersebut.
Ilmu pengetahuan merupakan hasil dari kegiatan berpikir secara rasional/empiris. Sedangkan berpikir merupakan cirri hakekat manusia, karena fitrah manusia yang berpikir itulah ilmu berkembang. Menurut beliau, pada dasarnya manusia dasarnya manusia berpikir karena mengaadapi masalah, karena menghadapi berbagai gejala alam yang berpengaruh terhadap kehidupan manusia. Mengamati dan merasakan pengaruh berbagai gejala alam inilah kemudian memunculkan sejumlah pertanyaan yang menjadi permasalahan. Sehingga melalui kerangka pemikiran logis/teori, muncullah sebuah hipotesis.
Dalam pengarahannya mengenai metodologi penelitian, Dr. S.Batanghari Lubis, memberikan banyak penjelasan teori yang dapat digunakan tenaga pengajar dalam melandasi metode penelitiannya. Kegiatan pelatihan ini diselingi dengan makan siang bersama dengan para dosen dan penyerahan cenderamata dari Rektor UNIKOM dan Ketua LPPM UNIKOM kepada kedua pembicara. |